Add On Browser Buatan anak Bangsa ini Mampu Filter Konten Dewasa

0
758

Technogue.com – Mewabahnya bahaya sosial terhadap konten berbau dewasa yang akhir-akhir ini semakin membuat kecemasan orang tua, pasalnya semakin canggih dan bebas bertebaran di dunia maya, memang ada beberapa cara untuk memfilter konten dewasa tersebut misalnya saja dengan Pengaturan DNS pada koneksi internet dan sebenarnya pemerintah juga melalui Kominfo telah banyak memfilter konten tersebut.

mahasiswa-ipb-membuat-sensor-pornografi-untuk-browser-_160608130250-361Via: bdg.news

 

Tetapi kemajuan teknologi yang semakin tak terbendung, ada saja cara dan celah, maka sebagai orang tua sudah selayaknya melek teknologi, Menyikapi hal tersebut Sekelompok mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil menciptakan software penyensor konten porno yang canggih dan unik. Aplikasi ini sedianya akan menjadi bagian dari 100 inovasi IPB dan akan segera dipatenkan.

Aplikasi Tersebut dberi nama IPA (Integrated Porn Sensor), IPA difasilitasi 199 kata dan 1.200 citra atau gambar berbau porno. IPA akan menyensor konten pada laman web, teks porno diblok otomatis sementara gambar tidak akan tampil.

“Masyarakat sekarang bisa mengunduh aplikasi tersebut di web kami ayosensor.in secara gratis tampa berbayar,” tutur anggota tim lainnya Yuandri Trisaputra. Menurutnya, aplikasi tersebut bisa dipasang di chrome, mozila, dan opera ini.

“Akurasinya mencapai 82 persen untuk gambar dan 79 persen untuk teks,” kata Ilham.

Ilham bersama dua rekannya Yuandri Trisaputra dan Gusti Bima Marlawanto membuat IPA (integrated porn autocensor) selama tiga bulan. Mereka membuat aplikasi ini saat tergabung dalam Tim Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) Ilmu Komputer IPB. Kendati aplikasi sudah berjalan, namun perlu beberapa penyempurnaan agar kinerjanya maksimal. Seperti yang di lansir tribunnews.com

Addon Browser tersebut memang masih bekerja pada situs tanpa ssl atau dapat memfilter konten dewasa pada situs yang masih menggunakan http bukan https.

Comments

comments